3 Kriteria Sumber Air Minum yang Baik Menurut Ahli Hidrogeologi

  • 3 min read
  • Jun 10, 2020
3 Kriteria Sumber Air Minum yang Baik Menurut Ahli Hidrogeologi

Air minum merupakan kebutuhan primer yang dibutuhkan oleh banyak orang mengingat cairan merupakan unsur yang mengisi banyak organ tubuh manusia. Dari jantung, ginjal, otot, tulang, dan organ vital lainnya membutuhkan air untuk bekerja optimal [1].

Kebutuhan yang tinggi juga menjadi alasan mengapa air minum dalam kemasan sangat laku. Tapi, tidak sedikit warung-warung atau toko yang menjajakan air rebusan dari dapur rumah.

Selain karena kebutuhan, air minum memiliki beberapa kriteria agar dapat memenuhi nilai konsumsi ke dalam tubuh manusia. Bila abai, bukan tidak mungkin sumber air minum yang digunakan justru berakibat buruk.

Lantas, kriteria mana yang tepat untuk memenuhi sumber air minum yang layak untuk dikonsumsi? Haruskah memenuhi prosedur atau bisa mengandalkan air PDAM yang direbus?

Menurut ahli Hidrogeologi, Sari Bahagiarti Kusumayudha, sumber air yang baik dan layak dikonsumsi setidaknya memiliki 3 kriteria khusus, apa saja itu? [2].

  1. Segi Kuantitas

Untuk kriteria pertama, Sari Bahagiarti mengatakan bahwa sumber air minum yang baik harus memenuhi kuantitas atau jumlah yang dibutuhkan. Maksudnya adalah, mampu mencakup seluruh kalangan masyarakat [2].

Perlu diketahui bahwa distribusi air minum memerlukan perhitungan dan jarak distribusi agar tetap menyajikan kualitas air yang berasal dari sumber air pegunungan.

Dari seluruh jumlah air dan mata air pegunungan yang berada di daerah sekitar, maka bisa dipastikan memiliki kuantitas yang cukup sehingga tidak ada kasus dehidrasi ringan atau level menengah di kalangan masyarakat.

  1. Segi Kualitas

Bila sudah menyanggupi kuantitas, maka kualitas menjadi hal yang perlu dikaji. Setidaknya air minum yang didistribusikan oleh perusahaan penyedia air minum sudah memenuhi kriteria yang dianjurkan oleh WHO, Kemenkes RI, maupun Badan Lingkungan Hidup (BLH) [3].

Para peneliti seperti ahli geohidrologi dan geologi digunakan guna mengecek kandungan sumber air minum di pegunungan. Sumber air yang baik menghasilkan beberapa senyawa atau kandungan yang bermanfaat.

Sebut saja seperti Kalsium, Kalium, Natrium, Magnesium, Zinc, Silika, dan lain sebagainya. Kandungan ini membantu tubuh untuk menyerap nutrisi lebih baik, tidak hanya sekadar menghilangkan dehidrasi tubuh.

Cairan dalam tubuh juga akan menghasilkan tubuh yang segar lebih lama dengan kandungan yang baik dari sumber air minum yang digunakan.

  1. Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Poin terakhir yang menjadi kriteria sumber air minum yang baik adalah sustainability atau berkelanjutan. Sumber air minum di pegunungan harus tetap terjaga kelestariannya dan memiliki kualitas yang terjaga dari masa ke masa [2].

Selain itu, semua pihak atau masyarakat di sekitar sumber mata air harus mendapatkan manfaat yang serupa. Air pegunungan harus menghasilkan jumlah atau debit air yang sama dan tidak boleh turun.

Dengan kata lain, perusahaan penyedia air minum harus menjaga sekaligus memelihara sumber air minum. Bila dieksploitasi secara besar-besaran tanpa perhitungan ilmiah, bukan tidak mungkin sumber mata air akan mengalami pengurangan debit dan kualitas.

AQUA secara konsisten melindungi sumber air minum di pegunungan dengan anjuran Kemenkes RI serta WHO. Seluruh kandungan dan kualitas air sudah teruji klinis dan tidak memiliki rasa, bau, dan warna yang mencolok. Perlindungan sumber air juga ditujukan untuk melindungi kealamian mineral dari pegunungan, dan demi keberlangsungan sumber air dan lingkungan di sekitar.

Di lebih dari 17 sumber mata air di Indonesia dari Sabang sampai Merauke mendapatkan perawatan dan memenuhi kriteria sebagai air layak konsumsi oleh para ahli geologi dan geohidrologi [4].

Tidak hanya itu, AQUA juga membebaskan warga sekitar mata air untuk menikmati hasil dari air pegunungan dengan protokol dan kriteria yang aman, baik untuk mandi dan konsumsi [5].

Tentu kualitas sudah teruji dan AQUA percaya bahwa setiap tetes kebaikan dapat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.

Karena Kesehatan Berawal Dari Sini. Jadi, kamu sudah minum AQUA yang Terlindungi Untuk Melindungimu?

Referensi:

  1. https://www.halodoc.com/awas-kurang-minum-air-putih-bisa-sebabkan-gangguan-ginjal
  2. https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/16/02/15/o2kycg384-tiga-kriteria-sumber-air-yang-baik-dikonsumsi
  3. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/apa-saja-syarat-syarat-air-minum
  4. https://www.sehataqua.co.id/begini-cara-memastikan-aqua-berasal-dari-mata-air-terbaik/
  5. https://www.merdeka.com/khas/air-mata-dari-mata-air-aqua-eksploitasi-air-aqua-1.html