Alasan di Balik Melakukan Aqiqah

  • 2 min read
  • Sep 18, 2019
Alasan di Balik Melakukan Aqiqah

Ada sesorang yang bertanay kepada kami, dia menjelaskan bahwa di adalah seorang mualafdan dia mengatakan “Saya seorang mualaf baru dan ingin memahami alasan di balik melakukan ‘aqiqah untuk bayi yang baru lahir? Apakah itu sunnah atau kewajiban? Apa hikmat untuk menyembelih dua domba untuk bayi laki-laki dan satu domba untuk perempuan?”

Pada pembahasan ini kami akan menjawab pertanyaan itu agar Anda yang masih belum sepenuhnya mengerti tentang aqiqah bisa menjadi lebih paham setelah membaca penjelasan ini. Di bawah ini kami telah menyediakan pembahasan tentang alasan di balik Melakukan Aqiqah, seperti yang di tanyakan oleh orang tersebut. Jika Anda yang sudah paham mengenai hal ini dan Anda ingin melakukan aqiqah, Anda bisa melihat berbagai macam layanan aqiqah di situs Paket Aqiqah Bekasi.

Aqiqah adalah Sarana untuk Mengekspresikan Rasa Terima Kasih kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Kelahiran seorang anak, pria atau wanita, adalah alasan untuk perayaan besar. Dalam Islam, etiket dan ritual tertentu dari tradisi otentik Nabi Muhammad (damai dan berkah besertanya) direkomendasikan sebagai sebuah keluarga menyambut anak yang baru lahir ke dunia.

Ini termasuk memilih nama yang menyenangkan untuk bayi yang baru lahir, membacakan adzan (panggilan untuk shalat) di telinga kanan bayi dan iqamah di telinga kiri, tahnik (memasukkan sesuatu yang manis seperti kurma atau madu ke dalam mulut bayi), mencukur bayi yang baru lahir itu kepala dan melakukan ‘aqiqah.

Aqiqah adalah Sunnah yang Mapan dalam Islam

Ini melibatkan penyembelihan seekor domba dan membagikan dagingnya dengan teman dan keluarga pada kesempatan menyambut anak yang baru lahir. Ini adalah Sunnah yang mapan (Sunnah Mu’akkadah) yang biasa dilakukan oleh Nabi (saw) dan para sahabatnya (semoga Tuhan berkenan dengan mereka). Meskipun aqiqah tidak wajib, itu mengandung banyak manfaat dan umat Islam didorong untuk melakukannya.

Mengapa Kita Harus Mengetahui Alasan di Balik Melakukan Aqiqah?

Para ahli telah menyebutkan bahwa aqiqah membawa anak dekat dengan Tuhan segera setelah memasuki dunia ini itu menyerupai pengorbanan dan tebusan yang dilakukan ketika Allah menebus Nabi Ismael dan memerintahkan pengorbanan seekor domba sebagai gantinya. Lebih jauh, ini adalah alasan untuk mengumpulkan teman dan keluarga untuk Waleemah (perjamuan) dalam perayaan anak yang baru lahir.

Melakukan aqiqah adalah sarana untuk mengekspresikan rasa terima kasih kepada Tuhan atas berkah memiliki anak. Menyambut bayi yang baru lahir untuk keluarga dan masyarakat bukan sekadar perayaan. Etiket dan ritual yang dilakukan berfungsi untuk mengingatkan orang-orang percaya bahwa anak-anak memiliki hak dalam Islam.

Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata, “Sembelih dua domba yang sebanding untuk seorang bayi laki-laki dan satu domba untuk seorang wanita.” Jika seseorang tidak mampu untuk menyembelih dua domba untuk bayi laki-laki yang baru lahir, maka dapat diterima untuk menyembelih satu.

Sebagai Muslim, kita harus mengikuti dan mematuhi ajaran dan tindakan Nabi kita tercinta (damai dan berkah besertanya). Tunjangan Nabi untuk menyembelih satu domba untuk anak laki-laki yang baru lahir adalah contoh dari Islam menghilangkan kesulitan dan memungkinkan mereka dengan keterbatasan keuangan untuk memenuhi Sunnah. Demikian pembahasan tentang alasan di balik Melakukan Aqiqah, ini saya buat. Semoga bermanfaat bagi Anda, terimakasih.